Membawa Drone Saat Traveling dan Tips Saat Di Bandara

Traveling sambil membawa drone itu emang paling asik, karena kita bisa ambil gambar atau video dari sudut-sudut yang tidak mungkin dilakukan oleh kamera maupun handphone. Bagi sebagian traveler, drone bahkan sudah menjadi gadget yang wajib dibawa saat melakukan traveling, apalagi jika destinasi yang dituju merupakan alam bebas yang indah. Foto maupun video yang dihasilkan drone bisa menjadi dokumentasi perjalanan yang unik.

Namun, membawa drone saat traveling bisa juga menjadi merepotkan, bahkan menjadi masalah ketika di Bandara (dalam atau luar negeri), maupun di tempat tujuan perjalanan anda saat menerbangkannya (terutama di negara-negara tertentu). Berikut ini beberapa tips dari saya cara membawa dan menerbangkan drone saat traveling berdasarkan pengalaman dalam berbagai perjalanan selama ini…

Membawa Drone Bisa Merepotkan Di Perjalanan, Pilihlah Jenis Drone Yang Sesuai

Dipasaran saat ini banyak sekali jenis dan merk drone, dari mulai yang kecil untuk sekedar swafoto, sampai yang cukup besar untuk kebutuhan profesional. Pilihlah drone yang sesuai dengan kebutuhan anda, dan yang harud diingat, menerbangkan drone bisa menjadi berbahaya untuk orang lain, oleh karenanya pilihlah merk drone yang sudah teruji kecanggihan serta keamanannya. Dalam tulisan ini, saya merekomendasikan Drone keluaran dari DJI, selain sudah sangat teruji, merk ini juga sudah dilengkapi berbagai fitur yang canggih terutama berkaitan dengan keamanan saat menerbangkannya.

Jangan membawa drone yang anda sebelumnya tidak pernah menerbangkannya, berlatihlah terlebih dahulu sebelum anda membawanya saat traveling.

Pilihlah drone yang cukup ringan, sesuaikan dengan kebutuhan traveling Anda, drone yang sangat canggih biasanya berukuran cukup besar dan berat, ini akan sangat merepotkan Anda ketika membawanya. Sekarang ini banyak drone yang kecil dan ringkas, namun cukup canggih dengan berbagai fitur yang menurut saya sudah sangat berlebih kalau hanya untuk sekedar swafoto maupun vlogging.

Kalau dari DJI, saya merekomendasikan DJI Spark atau DJI Mavic (baik Mavic Air maupun Mavic Pro). Untuk sekedar swafoto atau swavideo, spesifikasi DJI Spark sudah cukup bagus, namun jika ingin fitur lebih, gunakan tipe Mavic baik yang Air atau Pro. Baik DJI Spark maupun Mavic, masih cukup ringan dan ringkas untuk dibawa dalam perjalanan.

Bagaimana dengan tipe DJI Phantom? Jujur saja, kalau tujuan anda untuk menikmati traveling, saya sangat tidak sarankan, kenapa? Karena ukurannya cukup besar dan berat, tentu akan sangat mengurangi kenyamanan perjalanan Anda. Membawa drone berarti juga anda membawa teman-temannya, seperti: batterai cadangan, charger, dan aksesoris lainnya. Jadi sekali lagi, penting untuk membawa drone yang benar-benar praktis dan tidak merepotkan.

Membawa Drone Saat Traveling

Jangan Simpan Di Bagasi!

Aturan pertama membawa drone pada penerbangan adalah, jangan sekali-kali menyimpan drone ke dalam bagasi pesawat, selain karena faktor keamanan (hilang atau dicuri), drone adalah perangkat elektronik seperti hp atau notebook yang menggunakan batterai Lithium. Anda tentu semua paham, batterai Lithium cukup rawan terbakar, jadi akan jauh lebih baik, perangkat yang menggunakan batterai Lithium tetap ada dalam pengawasan Anda dan dibawa masuk kedalam kabin pesawat. Ini tentunya untuk keselamatan perjalanan Anda dan seluruh penumpang yang ada.

Ingat! Saat Anda traveling menggunakan pesawat, drone tidak boleh anda masukan ke bagasi, harus ditenteng dan dibawa ke kabin pesawat.

Jika anda ngotot drone dimasukan ke dalam bagasi, jangan heran ketika saat akan boarding ada panggilan dari petugas bandara, anda akan diminta untuk membongkar isi bagasi serta memindahkan drone anda ke dalam bagasi kabin. Ini akan sangat merepotkan dan menyita waktu.

Kosongkan Semua Batterai Drone!

Ini aturan kedua bawa drone ke pesawat. Drone menggunakan batterai Lithium sebagai sumber daya, dan sering kapasitasnya cukup besar (ingat sekarang ada aturan baru membawa batterai Lithium).

Batterai Lithium ketika dalam kondisi terisi, jika masuk ke dalam mesin X-Ray di bandara, batterai akan sangat jelas terlihat dan seperti cairan (CMIIW). Ini akan membuat petugas waspada dan langsung meneliti barang bawaan kita, ada beberapa bandara yang cukup ribet soal ini, jadi siap-siaplah untuk berdebat mempertahankan barang anda.

Tapi jika batterai Lithium tersebut dalam posisi kosong, ketika memasuki X-Ray tidak menjadi perhatian petugas. Pengalaman saya, pernah lupa mengeluarkan batterai drone dari tas (seharusnya di keluarkan sama seperti notebook, dsb) dan ternyata aman-aman saja, petugas tidak melihat itu sebagai sesuatu yang berbahaya, padahal saat itu ada di bandara international yang cukup ketat pengamanannya.

Kalau anda tidak percaya, coba masukan Power Bank dalam keadaan isi dan kosong ke dalam tas, lalu masukan ke X-Ray. Jika Power Bank tersebut isi, petugas akan meminta kita membuka tas, tapi jika kosong, biasanya lewat-lewat saja.

Jadi, sehari menjelang penerbangan, saya biasanya selalu mengosongkan semua batterai drone, caranya mudah, pasangkan batterai pada drone lalu nyalakan powernya dan biarkan sampai drone tersebut mati kehabisan daya.

Gunakan Pelindung Batterai

Di pasaran banyak orang menjual pelindung batterai seperti Lippo Guard di bawah ini, lepas batterai dari drone dan masukan semua batterai drone (termasuk cadangan) ke dalamnya. Pelindung batterai seperti ini akan mencegah dan meredam api merambat luas saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada batterai Anda.

Hindari Larangan Menerbangkan Drone

Dimanapun, hindari larangan menerbangkan drone, terutama di negara-negara yang regulasinya cukup ketat. Jangan coba-coba menerbangkannya atau anda akan berurusan dengan yang berwajib dan sudah pasti bakalan ribet. Pelajari aturan menerbangkan drone  di negara yang akan anda kunjungi sebelumnya, setiap negara biasanya punya aturan yang berbeda. Simak juga pengalaman orang lain di forum-forum.

Drone seperti merk DJI sudah dilengkapi dengan fitur ini, jadi drone tidak dapat terbang di area-area yang memang dilarang.

Jika ada penduduk setempat, selalu meminta ijin terlebih dahulu, itu lebih baik daripada anda tiba-tiba dilaporkan ke polisi karena melanggar privacy. Perhatikan etika dan kebiasaan masyarakat setempat, jangan main samakan dengan kondisi di Indonesia.

Berlatih dan Kuasai Drone Anda

Selalu berlatih untuk bisa semahir mungkin menguasai drone Anda, drone memang mengasikkan, namun ingat, drone juga bisa membahayakan jika anda kurang menguasai cara meng-operasikannya.

Berikut Ini Beberapa Negara Yang Melarang Drone

  1. Swedia
    Negara ini menjadi negara yang pertama melarang penggunaan drone secara bebas, pemerintah Swedia menganggap penggunaan drone dengan kamera sebagai tindakan ilegal dan pengintaian. Jika anda ingin tetap menggunakan drone berkamera, anda harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada pejabat yang berwenang, tentunya ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Jadi, kalau ke Swedia simpan aja tuh drone.
  2. Nikaragua
    Nikaragua atau Nicaragua, juga melarang penggunaan drone secara bebas, tidak dijelaskan secara rinci apa alasan negara di Amerika Tengah ini melarang penggunaan drone. Yang jelas sangsinya cukup keras.
  3. Afrika Selatan
    Negara ini sangat ketat melarang penggunaan drone di seluruh wilayah, ancaman hukumannya cukup berat paling lama 10 tahun penjara, wew!
  4. Amerika Serikat
    Di negara Paman Sam ini penggunaan drone dibatasi dengan aturan yang ketat, setiap kepemilikan drone harus di daftarkan ke FAA (Federal Aviation Administration). Jika anda melanggar peraturan yang ada, maka akan dikenakan denda sekitar USD 27.500 hingga USD 250.000, atau kurungan penjara paling lama tiga tahun.
  5. Kamboja
    Dengan alasan privacy dan melindungi kantor-kantor pemerintah dari serangan atau pengintaian teroris, pemerintah Kamboja melarang penerbangan drone di wilayahnya.
  6. Uni Emirate Arab
    Sejak ada gangguan penerbangan di Bandara Dubai – Uni Emirat Arab akibat adanya penerbangan drone ilegal, pemerintah UAE melarang seluruh penjualan dan penggunaan drone sampai ada aturan lebih lanjut dari pemerintah.
  7. Singapore
  8. Jepang

Demikian sedikit tips dari saya tentang bagaimana membawa drone saat traveling terutama di Bandara. Di bawah ini salah satu video saat saya bersama keluarga berlibur di New Zealand dengan membawa drone, emang enak bawa drone saat traveling tuh….

 

7 thoughts on “Membawa Drone Saat Traveling dan Tips Saat Di Bandara

  1. Mas kalo ke thailand masih boleh gak terbangin drone karena kalo saya liat di beberapa situs kita harus daftarin drone dulu tuh.. need info yahh

    1. Bentar, saya cari info dulu, soalnya pernah ada temen kirim saya video drone dia saat di thailand…

    1. Sebaiknya jangan, krn kasus2 yg sering terjadi itu batterai nya full, walaupun kalau spark emang kecil sih, cuma tidak ada salahnya kita jaga2, demi keselamatan semua….

Leave a Reply