Berkunjung Ke Bibury Inggris Serasa Di Negeri Dongeng

Pernah nonton film Band of Brothers yang bercerita tentang Perang Dunia Kedua? Atau pernah baca buku-buku Lima Sekawan karyanya Enid Blyton? Kalau pernah, perasaan itulah yang saya rasakan saat memasuki desa ini, seperti masuk mesin waktu dan kembali ke awal abad 19 saat perang dunia. Bibury Inggris adalah sebuah desa kecil yang berada di County Gloucestershire – Costwolds, 2.5 jam perjalanan bis ke arah barat kota London. Rumah-rumah batu jaman dulu tertata rapih dengan tumbuhan hijau dan bunga warna-warni menghias di berbagai sudutnya, semua masih berfungsi dan dihuni seperti layaknya perkampungan biasa, sungguh seperti masuk ke sebuah “museum hidup”. Takjub saya melihat semua keindahan yang ada disini sekaligus salut sama pemerintah dan penduduknya yang punya komitmen untuk tetap memelihara dan menjaga kelestarian sejarah ini.

Sebuah jembatan kuno di atas sungai yang airnya mengalir jernih di area Arlington Row, mengingatkan saya pada situasi perang dunia, dimana kombinasi jembatan dan bangunan-bangunan yang ada persis seperti yang terlihat dalam film Band of Brothers. Tidak heran jika desa Bibury Inggris ini pernah dinobatkan sebagai tercantik di dunia, area ini termasuk salah satu yang dilindungi oleh pemerintah Inggris. Untuk mempertahankan keasliannya, jika ada bangunan baru harus mengikuti gaya dan arsitektur serta menggunakan material khas tradisional Bibury.

Salut sama masyarakat disini bisa kompak satu wilayah punya komitmen untuk melestarikan heritage yang mereka miliki sebagai aset sejarah tak ternilai

Desa Bibury Ingris (kalau di Indonesia dan lihat fasilitas yang ada, mungkin ini sudah layak disebut kota) tidak terlalu luas, dengan berjalan kaki saya sudah bisa berkeliling ke berbagai sudut desa. Rumah-rumah kuno dari susunan batu khas Inggris berderet sangat rapih menghadap jalan besar atau setapak. Landscape hijau dan bunga warna-warni menghias berbagai sudut desa menambah keindahan dan keasrian suasana desa ini.

Sejarah Desa Bibury Inggris

Di abad pertengahan desa Bibury Inggris dikenal sebagai penghasil wol dan kain, mereka memanfaatkan aliran Sungai Coln menggunakan kincir untuk menggerakkan mesin pemintal. Indrustri wol mereka berjaya di abat 17 dengan ditandai banyaknya di bangun Cottage di desa ini, sayang industri ini hancur di ahir abad 18 dan digantikan oleh industi penggilingan jagung hingga tahun 1920 an.

Entah kenapa sampai dengan perang dunia kedua berahir, desa ini masih tetap bisa mempertahankan keaslian landscape serta bangunan-bangunannya, bahkan cottage-cottage yang dulu dibangun-pun masih berdiri kokoh, itu sebabnya pemerintah Inggris langsung menetapkan sebagai kawasan konservasi atau kawasan yang dilindungi. Pemerintah juga mengambil alih cottage-cottage di Bibury untuk kemudian di kelola oleh National Trus UK agar kelestariannya tetap terjaga. Tidak hanya bangunan, tapi seluruh landscape di Bibury Inggris ini masuk juga kedalam kawasan konservasi sehingga tidak mengalami perubahan berarti dari aslinya sampai sekarang. Pembangunan baru sangat dibatasi, kalaupun diberi ijin maka harus mengikuti aturan-aturan yang sangat ketat.

Bagaimana Menuju Desa Bibury Inggris?

Awalnya cukup membingungkan ketika hendak menuju desa ini, informasi yang ada di Google tentang bagaimana menuju ke sini tidak cukup banyak dan jelas, kebanyakan mereka yang datang kesini menggunakan paket tur langsung dari London. Tapi kenyataannya ketika saya mengalami sendiri datang, tidak sesulit yang dibayangkan.

Desa Bibury Inggris terletak di daerah Costwolds yang ibu kotanya bernama Cirencester, kota ini juga sekaligus menjadi kota terdekat ke Desa Bibury, jadi anda bisa menggunakan bis dari Victoria Coach, pilih armada bis National Express, ada aplikasi onlinenya untuk pemesanan tiket baik di iOS maupun Android, cukup murah sekitar £20 – £30 PP tergantung season. Pilih tujuan ke kota Cirencester dan belilah tiket PP, saran saya berangkat dari London yang jam 7 – 8 pagi dan kembali yang jam 18 sore.

Jika hendak menginap di sini, ada banyak cottage-cottage kuno disewakan, menarik juga bermalam di sini, merasakan kehidupan desa di Inggris jaman dulu, kalau dulu anda suka baca buku-buku Lima Sekawan, persis seperti yang digambarkan dibuku tersebut.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke desa Bibury Inggris adalah bulan Juni – Oktober, saat musim panas atau semi, di waktu ini cuaca tidak terlalu dingin, suasana hijau dimana-mana dan bunga warna-warni tumbuh di berbagai sudut desa. Indah sekali seperti berada di negeri dongeng…

Bibury, 12 Juni 2017

One thought on “Berkunjung Ke Bibury Inggris Serasa Di Negeri Dongeng

Leave a Reply